Refrigeran atau yang akrab disebut “freon” adalah fluida sirkulasi yang bertugas menyerap panas di dalam ruangan lalu membuangnya ke luar melalui unit outdoor. Di pasaran Indonesia, terdapat 3 tipe freon yang paling umum digunakan pada AC split rumah tangga: R22, R410A, dan R32.
Kerap kali pemilik AC bingung ketika teknisi menanyakan jenis freon apa yang dipakai oleh unit mereka. Berikut ulasan lengkap perbedaan ketiga tipe freon tersebut.
1. Freon R22 (Generasi Lawas)
Freon R22 adalah refrigeran yang paling banyak digunakan pada AC keluaran tahun 2014 ke bawah. Namun, sejak peraturan pemerintah dan Protokol Montreal berlaku, penggunaan R22 mulai dihapuskan bertahap karena memiliki angka ODP (Ozone Depletion Potential) yang merusak lapisan ozon bumi.
- Tekanan kerja standar: 60 – 80 PSI.
- Tingkat keramahan lingkungan: Rendah (merusak ozon).
- Status: Tidak lagi diproduksi untuk unit AC keluaran baru.
2. Freon R410A (Khusus Inverter Awal)
Freon R410A hadir sebagai pengganti R22 yang ramah ozon (ODP = 0). Freon ini merupakan campuran homogen dari dua senyawa refrigeran. R410A memiliki tekanan kerja yang jauh lebih tinggi dibanding R22, sehingga membutuhkan ketebalan pipa tembaga minimal 0.61 mm.
- Tekanan kerja standar: 120 – 140 PSI.
- Kelebihan: Ramah ozon, banyak dipakai di AC inverter.
- Catatan: Bila terjadi kebocoran, sisa freon wajib dibuang dan divacuum total sebelum diisi ulang kembali agar campurannya tetap seimbang.
3. Freon R32 (Standar Terbaik Saat Ini)
Freon R32 merupakan standar refrigeran modern yang dipakai hampir oleh semua produsen AC ternama seperti Daikin, Panasonic, Mitsubishi, dan Gree. R32 tidak merusak ozon dan memiliki potensi pemanasan global (GWP) 3 kali lebih rendah dibanding R410A, sekaligus memiliki kapasitas pendinginan paling efisien.
- Tekanan kerja standar: 140 – 160 PSI.
- Indeks Efisiensi Dingin: Paling tinggi (cepat dingin).
- Ramah Lingkungan: ODP 0 dan GWP sangat rendah.
Peringatan Keselamatan Penting
Jangan pernah mencampur jenis freon yang berbeda dalam satu unit AC! Setiap tipe freon memiliki kompatibilitas oli kompresor (mineral vs sintetis) dan tekanan kerja yang berbeda. Mencampur freon dapat menyebabkan ledakan kompresor atau kerusakan permanen.
Cara Mengetahui Jenis Freon AC Anda
Anda dapat melihat stiker spesifikasi teknis (nameplate) yang tertempel di sisi samping unit indoor atau bodi kompresor outdoor. Di sana selalu tertera jenis refrigeran yang digunakan serta takaran beratnya (gram).